Home » Jasa Pengukuran Tahanan Pentanahan Grounding – Metode dan Standar

Jasa Pengukuran Tahanan Pentanahan Grounding – Metode dan Standar

Sistem pentanahan (grounding/earthing) yang baik adalah fondasi keselamatan dan keandalan instalasi listrik. Pengukuran tahanan pentanahan wajib dilakukan secara berkala.

Mengapa Grounding Penting?

  • Keselamatan personel dari sengatan listrik
  • Proteksi peralatan saat terjadi gangguan
  • Referensi potensial untuk sistem proteksi
  • Persyaratan regulasi PUIL dan PLN

Standar Nilai Tahanan Grounding

AplikasiStandarNilai Maks
Gardu Induk 150kVIEEE 80, PLN0,5 Ohm
Panel industriPUIL 20115 Ohm
Petir / LightningIEC 6230510 Ohm
Tower transmisiPLN10 Ohm
Gedung umumPUIL 20115 Ohm

Metode Pengukuran

1. Metode 3-Point (Fall of Potential)

Metode standar untuk grounding electrode. Probe arus dipasang 30-40m dari elektroda, probe tegangan di titik 62% jarak tersebut. Alat: ETCR2100 atau Earth Tester.

2. Metode Wenner (4-Point)

Untuk mengukur resistivitas tanah sebelum instalasi grounding. Hasilnya digunakan dalam desain sistem grounding sesuai IEEE 80.

3. Stakeless / Clamp-on

Untuk pengukuran grounding yang terhubung ke sistem mesh (tidak bisa dicabut dari sistem). Menggunakan clamp grounding tester ETCR2100 PT TEM.

Layanan PT TEM

PT TEM menyediakan jasa pengukuran grounding lengkap dengan laporan tertulis dan rekomendasi perbaikan jika nilai melebihi standar. Kami juga menyewakan Earth Tester dan Clamp Grounding Tester.

Konsultasi & Jasa Pengujian

PT Tridaya Elektra Mandiri melayani seluruh Indonesia.

WhatsApp: 0812-9708-3589

Butuh Alat atau Jasa Terkait?

PT Tridaya Elektra Mandiri siap membantu — alat terkalibrasi, operator bersertifikat, seluruh Indonesia

💬 Tanya Tim PT TEM Kami siap bantu informasikan:
Scroll to Top