Sewa Load Bank Data Center
UPS & Generator Testing
Rental load bank khusus untuk data center: UPS commissioning test, genset load test, PDU testing, dan generator acceptance testing. Kapasitas 50 kW hingga 2.000 kW dengan faktor daya 0.8 induktif. Tersedia di Jakarta, Batam, Surabaya, dan kota data center utama Indonesia.
✓ UPS Commissioning Test
✓ Faktor Daya 0.8 Induktif
✓ Jakarta • Batam • Surabaya
Aplikasi Load Bank di Data Center
Standar Uptime Institute Tier III/IV dan IEC 62040 mewajibkan load bank test untuk commissioning dan maintenance rutin infrastruktur power data center.
⚡ UPS Acceptance Test
Verifikasi kapasitas UPS baru sebelum go-live sesuai standar IEC 62040 dan Uptime Institute. Full load test, step load test (25%-50%-75%-100%), battery discharge test, dan transfer time measurement. Wajib sebelum data center beroperasi.
🔌 Genset Load Test — Commissioning
Komisioning generator data center: full load acceptance test, step load transient response, voltage/frequency recovery time, dan parallel operation test. Verifikasi bahwa genset mampu menanggung beban kritikal sesuai spesifikasi.
⚙ PDU & Static Transfer Switch Test
Load testing Power Distribution Unit dan Automatic Static Transfer Switch (STS). Verifikasi transfer time kurang dari 4ms, keseimbangan beban per phase, dan kapasitas thermal pada kondisi full load.
📈 Annual Maintenance Test
Load bank test tahunan (annual load test) sesuai requirement Uptime Institute untuk memverifikasi kondisi UPS dan genset existing. Identifikasi degradasi kapasitas baterai UPS sebelum terjadi failure saat power outage sesungguhnya.
Spesifikasi Load Bank untuk Data Center
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Kapasitas per Unit | 50 kW, 100 kW, 200 kW, 500 kW, 1.000 kW |
| Tipe | Resistif dan Resistif-Induktif (0.8 PF) |
| Tegangan Input | 380V / 400V / 415V 3-phase 50Hz |
| Step Load Control | 25% / 50% / 75% / 100% per remote |
| Data Logger | Real-time: V, A, kW, kVAR, PF, Hz per 1 detik |
| Output Laporan | CSV + PDF grafik trend otomatis |
| Standar | IEC 62040, Uptime Institute Tier I-IV, EN 62040 |
| Kebisingan | Kurang dari 75 dB pada 1 meter (indoor-rated) |
Harga Sewa Load Bank Data Center
- Load bank + operator
- Data logger real-time
- Laporan PDF otomatis
- Jabodetabek & Batam
- Load bank resistif-induktif
- Operator + teknisi
- Laporan Uptime Institute format
- Jakarta, Batam, Surabaya
- Multi-unit stacking tersedia
- Tim 2 orang + supervisor
- Laporan lengkap & analisis
- Seluruh Indonesia
FAQ — Load Bank Data Center
Perbedaan load bank resistif vs induktif untuk UPS test?
Load bank resistif murni hanya mensimulasikan beban linear (PF 1.0) — cocok untuk genset test. Untuk UPS test, wajib menggunakan load bank induktif (PF 0.8) karena UPS dirancang untuk menanggung beban campuran (server, PDU, AC) yang memiliki faktor daya 0.8. Test UPS dengan load bank resistif murni akan memberikan hasil yang overly optimistic — tidak merepresentasikan kondisi nyata.
Berapa lama UPS acceptance test?
Standar Uptime Institute: full load test minimal 4 jam terus-menerus. Step load test (25-50-75-100%): sekitar 2 jam. Battery discharge test: tergantung kapasitas baterai — biasanya 15-30 menit per UPS. Total commissioning test 1 UPS: 6-8 jam. Data center dengan 4 UPS modul: 2 hari kerja.
Data center Tier berapa yang wajib load test?
Uptime Institute mewajibkan load test untuk Tier III dan Tier IV sebagai bagian dari commissioning certification. Tier I dan II direkomendasikan. Untuk Indonesian data center yang mengikuti SNI ISO/IEC 22237, load test adalah bagian mandatory dari acceptance procedure sebelum operasional.
Commissioning Data Center Anda?
PT TEM menyediakan load bank + operator berpengalaman data center. Familiar dengan prosedur Uptime Institute, IEC 62040, dan SNI ISO/IEC 22237.
📋 Layanan Terkait PT Tridaya Elektra Mandiri