Thermografi infrared adalah metode predictive maintenance paling efektif untuk mendeteksi anomali panas pada instalasi listrik sebelum terjadi breakdown atau kebakaran.
Apa itu Thermografi Infrared?
Kamera thermal (infrared camera) merekam distribusi panas permukaan peralatan listrik dalam kondisi berbeban. Titik panas (hotspot) mengindikasikan adanya masalah koneksi longgar, ketidakseimbangan beban, atau komponen yang degradasi.
Peralatan yang Diperiksa
- Panel MV/LV switchgear – busbar, circuit breaker, kabel terminasi
- Trafo distribusi dan daya – winding, bushing, radiator
- Kabel dan terminasi di tray kabel
- Motor listrik – bearing, winding
- Capacitor bank dan filter harmonik
- Isolator dan jumper di GI outdoor
Klasifikasi Severity Hotspot
| Delta Temp vs Referensi | Severity | Tindakan |
|---|---|---|
| 1 – 10 derajat C | Possible defect | Monitor, jadwal perbaikan |
| 11 – 20 derajat C | Minor defect | Perbaiki dalam 1 bulan |
| 21 – 40 derajat C | Major defect | Perbaiki secepatnya |
| Lebih dari 40 derajat C | Critical | IMMEDIATE action |
Standar Acuan
IEC 60300-3-14 (thermografi untuk kondisi monitoring), NETA MTS (electrical testing standard), Rekomendasi IEC dan NFPA 70B.
Output Laporan PT TEM
- Foto visible dan thermal setiap titik anomali
- Koordinat lokasi hotspot pada SLD
- Severity classification dan rekomendasi tindakan
- Trend data jika dilakukan secara berkala
Konsultasi & Jasa Pengujian
PT Tridaya Elektra Mandiri melayani seluruh Indonesia.
Butuh Alat atau Jasa Terkait?
PT Tridaya Elektra Mandiri siap membantu — alat terkalibrasi, operator bersertifikat, seluruh Indonesia