☀️ PLTS 50MW Smart Grid
🔋 BESS 14.2MWh
🖥️ Data Center Tier III
📍 Balikpapan → IKN: 1,5 jam
Testing Commissioning IKN Nusantara 2025–2026
GI 150kV · PLTS · BESS · Data Center
Proyek kelistrikan IKN terus berlanjut di 2025–2026. Gardu induk 150kV Sepaku–Samboja, PLTS smart grid 50MW, BESS 14.2MWh, data center pemerintah Tier III, dan ribuan unit hunian ASN — semuanya membutuhkan testing commissioning berstandar tinggi. PT TEM dari Balikpapan siap.
Infrastruktur Kelistrikan IKN Nusantara 2025–2026: Skala dan Kompleksitas
Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar proyek perpindahan ibu kota — ini adalah pembangunan kota pintar berbasis energi hijau dari nol. Dari sisi kelistrikan, IKN merupakan salah satu proyek infrastruktur energi paling ambisius yang pernah dibangun di Indonesia.
Pada 2025–2026, tahap pembangunan IKN memasuki fase lanjutan yang berfokus pada:
- Penguatan jaringan transmisi 150kV dengan penambahan GIS baru di ring IKN
- Sinkronisasi PLTS 50MW ke grid utama PLN Kaltimtara dengan BESS 14.2MWh
- Komisioning data center pemerintah nasional Tier III untuk backup sistem kritis
- Penyelesaian infrastruktur ME di 12.000+ unit hunian ASN Tahap I
- Pemasangan EV charging station di kawasan perkantoran dan hunian IKN
- Penguatan sistem proteksi dan SCADA terintegrasi untuk smart grid IKN

Instalasi peralatan GIS dan trafo 150kV — scope pekerjaan T&C yang ditangani PT TEM
Testing Commissioning GI & GIS 150kV IKN — Lingkup dan Standar
Gardu Induk 150kV adalah tulang punggung jaringan listrik IKN. Per 2025–2026, jaringan transmisi IKN melibatkan setidaknya empat GIS (Gas Insulated Switchgear) baru: GIS-1 Sepaku, GIS-2, GIS-3, GIS-4 IKN, serta integrasi dengan SUTT 150kV dari GI Kuaro dan GI existing Kaltimtara.

Pekerjaan commissioning Gardu Induk 150kV oleh tim PT TEM — testing CT, VT, relay proteksi, dan switchgear
🔌 Lingkup T&C GI/GIS 150kV yang Ditangani PT TEM
- Pengujian Current Transformer (CT) — rasio, burden, saturation curve, polarity
- Pengujian Voltage Transformer (VT/CVT) — akurasi kelas 0.2, 0.5, 3P
- Testing relay proteksi: distance, differential (87T, 87B), overcurrent (50/51), directional (67), REF (64), busbar differential
- Hipot test kabel 150kV (VLF & resonant) — pasca instalasi XLPE/XLPE UGC
- Testing trafo tenaga: winding resistance, TTR, polaritas, BDV, DGA, FRA
- Partial discharge test GIS & UGC (per IEC 62271-1)
- Loop check sistem SCADA/proteksi end-to-end
- Dukungan energisasi pertama (first energization) dan post-energization test
Standar yang Berlaku di Proyek GI PLN IKN
| Standar | Objek |
|---|---|
| IEC 61869 | CT & VT instrument transformers |
| IEC 60255 | Relay proteksi & koordinasi |
| IEC 60076 | Trafo tenaga & pengujian |
| IEC 62271 | GIS & switchgear HV |
| IEC 60060 | High voltage test techniques |
| SPLN D3.019 | Standar PLN gardu induk |
| PUIL 2011 | Instalasi listrik Indonesia |
Proyek terbaru yang menggarisbawahi urgensi ini adalah pembangunan SKTT 150kV GI Kuaro – GIS-4 IKN yang disosialisasikan PLN pada Januari 2026. Kabel bawah tanah sepanjang puluhan kilometer ini menghubungkan supply PLN existing ke jantung kawasan inti IKN — dan akan membutuhkan serangkaian komisioning yang komprehensif sebelum operasional.
Commissioning PLTS 50MW + BESS IKN — Smart Grid Pertama di Indonesia
PLTS IKN 50MW yang dikelola oleh Nusantara Sembcorp Solar Energi (NSSE) — joint venture antara PLN Nusantara Renewables dan Sembcorp Industries — resmi beroperasi komersial pada Januari 2025 setelah commissioning pertama Desember 2024. Namun pekerjaan tidak berhenti di sini.

Testing relay proteksi oleh engineer PT TEM — termasuk relay koordinasi untuk PLTS dan integrasi grid
Fase lanjutan PLTS dan BESS IKN 2025–2026 mencakup:
- Perluasan kapasitas PLTS untuk cover demand Tahap II IKN (hunian ASN, komersial)
- Integrasi BESS 14.2MWh ke sistem smart grid untuk stabilitas frekuensi dan peak shaving
- Pemasangan inverter tambahan dan string monitoring system
- Pengembangan SCADA sistem terpadu PLTS–BESS–grid 150kV
- EV charging infrastructure terintegrasi ke smart grid IKN (V2G readiness)
Lingkup Commissioning PLTS & BESS yang Relevan untuk Subkontraktor T&C
String & Array Testing
Pengujian open-circuit voltage dan short-circuit current per string, thermographic inspection modul, IV curve tracer untuk identifikasi underperforming string.
Inverter Commissioning
Startup sequence inverter (string, central, station-type), setting protection (overvoltage, undervoltage, over/underfrequency), grid synchronization, dan anti-islanding test.
BESS BMS & Protection
Commissioning Battery Management System: charge-discharge cycle test, SOC/SOH calibration, thermal management, relay koordinasi proteksi BESS-to-grid.
MV Collector Grid
Testing switchgear MV 20kV di substation PLTS, pengujian trafo step-up, setting relay proteksi feeder koleksi, dan loop check SCADA.
Grid Integration Test
Sinkronisasi PLTS-BESS ke PLN 150kV: reactive power control, power factor correction, grid code compliance test, dan power quality monitoring.
Performance Monitoring
Commissioning monitoring system (SCADA/DCS), setting alarm, laporan commissioning resmi untuk PLN dan owner, serta dokumentasi as-built.
Komisioning Data Center IKN Tier III — Critical Power & MEP
Data center pemerintah di IKN dirancang dengan standar Tier III (redundancy N+1, uptime 99.982%) untuk mendukung operasional sistem pemerintahan nasional yang akan dipindahkan ke IKN. Sistem critical power adalah tulang punggungnya.
Infrastruktur kelistrikan data center IKN yang membutuhkan komisioning ketat meliputi:
| Sistem | Spesifikasi Umum |
|---|---|
| Main Switchboard | LV 400V, ACB, redundant bus, tie breaker |
| UPS System | Online double conversion, N+1 atau 2N, 250kVA–1MVA per block |
| Generator Set | Diesel genset 1–2 MW, ATS, load test 100% |
| PDU (Power Distribution) | Precision PDU per rack aisle, A+B feed |
| Cooling Integration | Precision cooling, hot/cold aisle containment |
| BMS Integration | BACnet/Modbus ke Data Center Infrastructure Management (DCIM) |
| Earthing System | TN-S, clean earth, surge protection SPD class I–III |

Komisioning sistem critical power data center — UPS, APC, dan critical feeder distribution
Komisioning data center berbeda dari komisioning gardu induk konvensional. Tim T&C harus memahami konsep Tier Topology (TIA-942), prosedur Integrated System Test (IST), dan mampu bekerja dalam lingkungan yang sudah sebagian beroperasi. Kemampuan ini yang PT TEM miliki dari pengalaman di proyek critical infrastructure di berbagai lokasi Indonesia.
Timeline Infrastruktur Kelistrikan IKN 2023–2027
Pembangunan sistem kelistrikan IKN berjalan paralel dengan konstruksi fisik kawasan. Berikut tonggak utama yang relevan untuk kontraktor T&C:
- 2023
Konstruksi PLTS IKN 50MW Dimulai
NSSE (PLN NR + Sembcorp) mulai konstruksi PLTS 50MW di lahan 80 ha. Pemasangan panel surya, inverter, dan MV collector grid berjalan parallel.
- Des 2024
PLTS IKN 50MW Commissioning Pertama
Proses operational testing (commissioning) PLTS IKN resmi dimulai 22 Desember 2024 oleh NSSE.
- Jan 2025
PLTS IKN 50MW + BESS COD
Commercial Operation Date resmi. PLTS 50MWac + BESS 14.2MWh mulai pasokan listrik ke grid IKN. Kapasitas: 92.8 GWh/tahun.
- Jan 2026
Sosialisasi SKTT 150kV Kuaro–GIS-4 IKN
PLN sosialisasikan proyek kabel bawah tanah 150kV dari GI Kuaro ke GIS-4 IKN — proyek strategis nasional untuk penguatan supply IKN.
- 2025–2026
Tahap II Hunian ASN & Komersial
Pembangunan 12.000+ unit hunian ASN, gedung kantor kementerian, mal, hotel. Semua membutuhkan komisioning ME (LVMDP, genset ATS, fire alarm, CCTV, BMS).
- 2026
Data Center Pemerintah Nasional
Komisioning data center Tier III untuk sistem pemerintahan nasional. Critical power, redundant UPS, genset N+1, dan BMS/DCIM terintegrasi.
- 2026–2027
EV Charging & Smart Grid Penuh
Pemasangan dan komisioning EV charging station di seluruh kawasan. Smart grid IKN beroperasi penuh dengan SCADA terintegrasi PLTS–BESS–grid 150kV.
- 2027
Target: 100% EBT untuk IKN Inti
Target pemerintah: IKN Inti beroperasi 100% energi terbarukan pada 2027. Semua infrastruktur EBT harus sudah terkomisi dan terverifikasi.

Testing gardu induk menggunakan Omicron CPC+CPTD — primary injection test CT dan VT oleh tim PT TEM
Keunggulan PT TEM sebagai Mitra T&C IKN Nusantara
Pemilihan partner testing commissioning untuk proyek IKN bukan hanya soal kompetensi teknis — kedekatan lokasi, pemahaman kondisi Kalimantan, dan jaringan lokal adalah nilai tambah yang krusial.
1,5 Jam dari IKN
Base Balikpapan → via Tol Balikpapan–Samarinda → exit Sepaku. Mobilisasi engineer ke IKN dalam 3–4 jam. Engineer on-call 24/7 untuk emergency commissioning support.
Alat Uji Lengkap
Omicron CMC 356, CPC 100+CPTD, VLF Hipot, Resonant 500kV, DGA Analyzer, SFRA FRANEO-800, DLRO, TTR, Megger insulation tester — siap dimobilisasi ke IKN.
Pengalaman GI 150kV
Portofolio commissioning GI 150kV di Batang, Jatake, Kambang, Luwuk, Padang, Sepatan, Pedan 500kV, GIS Padang — dokumentasi tersedia untuk referensi.
Kapabilitas EBT
Tim PT TEM telah menangani komisioning PLTS, inverter, BESS, dan integrasi ke PLN grid. Familiar dengan standar PLN NR dan EPC EBT nasional.
Dokumen Profesional
Laporan komisioning terstruktur (Test Report, Loop Record, Energization Certificate) sesuai format PLN, IEC, dan owner requirement. Bilingual (ID/EN) bila diperlukan.
Mitra Subkon Fleksibel
PT TEM dapat masuk sebagai subkontraktor T&C untuk EPC nasional maupun internasional. Familiar dengan prosedur pengadaan Pertamina, PLN, KKKS, dan kontraktor utama IKN.

Ruang kontrol SCADA sistem kelistrikan — monitoring terpusat gardu induk dan distribusi tegangan menengah
Pertanyaan Umum seputar T&C IKN Nusantara
Berapa lama mobilisasi PT TEM ke lokasi IKN dari Balikpapan?
PT TEM berkantor di Balikpapan, hanya 1,5 jam perjalanan darat ke IKN (via Tol Balikpapan–Samarinda dan exit Sepaku). Mobilisasi engineer ke site IKN dapat dilakukan dalam 3–4 jam sejak PO diterima, jauh lebih cepat dari kontraktor berbasis Jakarta yang membutuhkan minimum 1 hari penerbangan + mobilisasi.
Apa saja pekerjaan T&C GI 150kV yang bisa PT TEM lakukan di proyek IKN?
PT TEM melayani: pengujian CT/VT (rasio, burden, akurasi), testing relay proteksi (distance, differential, overcurrent), hipot test kabel 150kV, partial discharge test GIS, pengujian trafo tenaga (WR, IR, TTR, BDV, DGA, FRA), loop check sistem proteksi, dan dukungan energisasi end-to-end.
Apakah PT TEM bisa mendukung commissioning PLTS dan BESS di IKN?
Ya. PT TEM memiliki kapabilitas commissioning PLTS (string test, inverter startup, grid synchronization, isolation test string combiner) dan BESS (BMS commissioning, charge-discharge cycle test, protection relay coordination). Kami familiar dengan platform inverter komersial utama yang digunakan di Indonesia.
Apa standar commissioning yang berlaku untuk proyek GI 150kV PLN di IKN?
Standar utama: SPLN (Standar PLN), IEC 60044/61869 (CT/VT), IEC 60255 (relay proteksi), IEC 60076 (trafo tenaga), IEC 62271 (switchgear/GIS), IEEE C57, serta Prosedur Komisioning PLN UIW Kaltimtara dan PUIL 2011.
Berapa biaya testing commissioning GI 150kV di area IKN?
Biaya T&C GI 150kV bergantung pada skope (jumlah bay/feeder, tipe peralatan, durasi pekerjaan). PT TEM menawarkan harga kompetitif dengan keunggulan kedekatan lokasi yang mengurangi biaya mobilisasi. Hubungi kami via WhatsApp 0812-9708-3589 untuk penawaran berdasarkan scope of work Anda.
Ada Proyek T&C di IKN Nusantara 2025–2026?
PT TEM siap sebagai mitra testing commissioning untuk GI 150kV, PLTS, BESS, data center, dan infrastruktur kelistrikan IKN. Lokasi kami di Balikpapan menjamin respons tercepat dan biaya mobilisasi paling efisien untuk proyek di kawasan IKN dan Kalimantan Timur.